- N1 SMM Panel: The Ultimate Platform for Social Media Growth
- AI Agentic Mulai Berkembang Teknologi yang Bisa Bertindak Tanpa Disuruh Terus Menerus
- Cara Repsol Honda Jaga Kepercayaan Diri Marquez
- Kalahkan Federer, Djokovic Juara Wimbledon
- Meski Akui Sudah Sulit Menang, Rossi Belum Mau Menyerah
- Peta Wisata Bandung, Mulai dari Lembang - Ciwidey
- Alasan Taman Bunga Ditutup Bikin Geleng Kepala
- Jual Obat Cytotec Ponorogo 08222-100-5617 Cytotec Obat Aborsi Asli NO.01 Ampuh
- Mandi Wajib Menurut Islam Laki-Laki dan Perempuan
- Gaung Suara RI dalam Konf. Islam Internasional
Banjir Jakarta, Kerugian Ekonomi Capai Rp 1 Triliun
Jakarta Darurat Banjir

Keterangan Gambar : Banjir di daerah Pluit
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi mengatakan, banjir yang melanda Jakarta sepekan ini telah menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup tinggi. Biaya bencana yang ditanggung untuk sekadar menyediakan makan bagi para pengungsi pun mencapai Rp 1 miliar lebih.
Hal itu disampaikan Sofjan, saat ditemui di area bencana banjir di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (20/1/2013).
Sofjan menegaskan, tak bergeraknya roda ekonomi di Jakarta akibat bencana banjir menyebabkan kerugian lebih dari Rp 1 triliun. Aktivitas perdagangan menjadi tidak berjalan, dan kawasan Industri Pulogadung juga ikut lumpuh karena tak memperoleh suplai listrik akibat gardu listrik terendam banjir.
Baca Lainnya :
- Jual Obat Cytotec Balikpapan 08222-100-5617 Cytotec Obat Aborsi Asli NO.01 Ampuh6
- Korban dan Pelaku Pemerkosaan parah menderita kelainan2
- Banjir Jakarta banyak Dicari di Google0
- Jual Obat Cytotec Jogja 08222-100-5617 Cytotec Obat Aborsi Asli NO.01 Ampuh0
- Israel, Tumor yang Harus Dihancurkan dari Muka Bumi0
Negara importir pun, katanya, mulai mempertanyakan kapan Jakarta bisa pulih, karena ini sangat terkait dengan kegiatan ekspor komoditas keluar negeri dari seluruh daerah di Indonesia yang bertumpu di Jakarta.
”Importir itu mulai bertanya-tanya, kapan banjir di Jakarta bisa surut. Kendati mereka saat ini memahami Jakarta sedang dilanda bencana,” kata Sofjan. (sumber: kompas.com)








